<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="626">
 <titleInfo>
  <title>OTONOMI &amp; PEMBANGUNAN DAERAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUDRAJAD KUNCORO, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">JAKARTA</placeTerm>
   <publisher>erlangga</publisher>
   <dateIssued>2004</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book</form>
  <extent>345 HLM 20X26 CM</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>-</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>OTONOMI DAERAH DAN PEMBANGUNAN DAERAH&#13;
Reformasi, Perencanaan, Strategi, dan Peluang&#13;
&#13;
Ketika otonomi daerah (otda) dicanangkan oleh Pemerintah Pusat awal Tahun 2001, banyak yang mempertanyakan apakah otomatis akan terjadi perubahan paradigma yang mendasar dan bersifat struktural. Pasalnya, &quot;lagu&quot; yang berkumandang di seluruh provinsi, kabupaten, dan kotadi Indonesia adalah sentralisasi yang dominan dalam perencanaan maupun implementasi pembangunan Indonesia. Keseragaman. Akibatnyam para birokrat di daerah sudah terlanjur terbiasa menunggu &quot;petunjuk&quot; dari pusat dan tuntunan dari atas.&#13;
&#13;
Otda membawa angin &quot;reformasi&quot; baik dalam perencanaan pembangunan daerah, hubungan eksekutif-legislatif, maupun relasi antara pusat-daerah, dan pemerintah-bisnis. paradigma pembangunan pun bergeser dari sentralisasi menjadi desentralisasi: dari&quot;pembangunan di daerah&quot; menjadi &quot;membangun daerah&quot;. namun dalam praktik masih banyak &quot;pekerjaan rumah&quot; yang harus diselesaikan seperti menjamurnya praktik politik uang, korupsi multi tingkat, bad govermence, memburuknya iklim investasi, ketertinggalan Kawasan Timur Indonesia, dan beralihnya fanatisme sektoral menjadi fanatisme daerah yang overdosis.&#13;
dengan mengkaji secara kritis berbagai dimensi masalah dan strategi membangun daerah di era otda, buku ini dirancang dengan kajian teori, studi empiris, maupun ilmiah populer. Fokus penyajiannya adalah pada sejauh mana otda menimbulkan perubahan-perubahan penting di daerah, bagaimana menyusun perencanaan pembangunan daerah, memilih strategi yang tepat, dan menangkap peluang bisnis di daerah. Buku ini diharapkan tidak hanya berguna bagi birokrat daerah, namun juga bagi mahasiswa, para pengambil kebijakan di tingkat nasional dan daerah, anggota DPR(D), para dosen, para pelaku bisnis, investor, para peneliti, para politisi, dan praktisi lainnya yang berminat mempelajari dan ikut berpartisipasi dalam &quot;membangun daerah&quot;.</note>
<note type="statement of responsibility">ERLANGGA</note>
<subject authority="">
 <topic>MUDRAJAD KUNCORO, Ph.D</topic>
</subject>
<classification>KOMUNIKASI</classification>
<identifier type="isbn"></identifier>
<location>
 <physicalLocation>Perpustakaan Digital Library Management System Universitas Al Asyariah Mandar</physicalLocation>
 <shelfLocator>P 352.14.- 2  MUD  O</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">P00001P 352.14-2 MUD</numerationAndChronology>
   <sublocation></sublocation>
   <shelfLocator>P 352.14.- 2  MUD  O</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>Image_%252829%2529.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>626</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-06-28 10:16:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-06-28 10:16:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>